“Sahabat yang baik adalah orang yang sangat kita percayai dan membuat kita
tenang bersamanya. Dia menjadi tempat berbagi kelelahan, berbagi kesedihan dan
tidak pernah menjual rahasia diri kita”
Sandra adalah sahabatku, dia sahabat yang sangat baik, kami
bersekolah di salah satu sekolah menengah kejuruan yang ada di Mojokerto dan
sama-sama mengambil jurusan teknik komputer dan jaringan oiya namaku Thalia Azahra teman-teman sekelasku sering
memanggilku dengan nama Thalia.
Aku dan Thalia awalnya berteman biasa dan belum terlalu akrab
meskipun aku mengenalnya lumayan sudah lama semenjak masuk sekolah menengah
pertama karena kami adalah alumni dari salah satu sekolah menengah pertama yang
sama di kotaku namun aku tidak terlalu mengenalnya karena di sekolah aku
termasuk orang yang pendiam dan jarang sekali ke luar kelas, mungkin kami
memang ditakdirkan untuk bersahabat karena kami berdua dipertemukan kembali di
sekolah menengah kejuruan yang sama. Ya semenjak kami bersekolah di sekolah
yang sama kami berdua semakin akrab.
“Kring… kring… kring…” Terdengar bunyi jam wekerku berbunyi sangat
keras, dan matahari telah memunculkan sinarnya.
Pukul 6:00 waktunya aku bersiap-siap untuk pergi ke sekolah agar tidak terlambat dan tidak dihukum oleh senior, aku memutuskan untuk berangkat lebih cepat, ya maklumlah di sekolah kami peraturannya sangat ketat namun sebelum berangkat aku mengirimkan sms singkat untuk sahabatku agar dia menunggu di depan jalan masuk rumahnya karena aku akan menjemputnya disana, dan pergi ke sekolah bersama-sama, setiap pagi aku dan Sandra selalu pergi ke sekolah bersama-sama, dan kami pun sering mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru bersama, apalagi kalau tugasnya mata pelajaran matemateka aku selalu meminta bantuannya untuk mengerjakan tugas tersebut, ya maklumlah aku tidak terlalu pintar dalam hal pelajaran matematika.
Yang membuatku nyaman saat bersama dia karena dia tidak pernah mengeluh,
lelah ataupun sebagainya saat mengajariku, meskipun aku kadang sangat susah
mengerti saat diajar. Dia selalu menasehatiku saat ku mulai lelah dan menyerah,
“bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kamu masih mau berusaha dengan
sungguh-sungguh dan fokus”.Kami berdua pernah berjanji kalau kami akan
bersama-sama dalam hal apapun dan mendukung satu sama lain, semoga persahabatan
kita akan selalu baik-baik saja.
"Kita harus selalu menjaga pertemanan kita ya San?" tanya Thalia. Sandra hanya mengangukkan kepala. "selamanya. nanti kalo udah dewasa dan punya anak kita jodohin aja ya anak kita." bisik Sandra. Thalia terkejut mendengar hal itu. "terserah loh deh San. semoga semua baik baik saja karena kita sahabat." ucap Thalia
bagus ceritanya
BalasHapusbagus ceritanya
BalasHapusbagus banget
BalasHapusbagus banget
BalasHapusbagus banget
BalasHapuseeeaaaaa.....
BalasHapusmenginspirasi :)
BalasHapusKeren mbak cerpennya :)
BalasHapusKeren mbak cerpennya :)
BalasHapusceritanya menarik
BalasHapusbagus sekali..
BalasHapusgood short story :-)
BalasHapuskeren keren keren
BalasHapusgood :)
BalasHapusCRTNYA KEREN
BalasHapuskeren!
BalasHapusJos banget
BalasHapusBagus ceritanya...
BalasHapusposting cerita lagi dong..
BalasHapussabar ya :D
Hapus